Senin, 15 Oktober 2018

Bapak tua

Dibawah pohon melinjo pinggir jalan desa
Bapak tua beristirahat
Memandang speda tuanya berlatar candi
Pak tua duduk di dipan bambu
Dibukanya bekal berbalut kain batik
Lima potong singkong rebus
Manis putih kekuningan
Sejenak menikmati


Pemanjat pohon

Seberang jalan desa
Se ekor kucing betina lincah
Memanjat pohon hingga hilang tertelan tajuk dedaunan
Diam sembunyi
Tak berapa lama, muncul dan dikibaskan ekor putihnya
Perlahan turun mundur


Kamis, 27 September 2018

Sisa Emi di Pinggir Jalan

Kucing itu berwarna oranye berkaos kaki putih
Badan tak gemuk masih remaja, sendirian..
Melirik kan mata keatas, menatap ku curiga
Mulutnya masih sempat mengapit sehelai emi rebus yang jatuh tumpah di pinggir jalan
Lalu berlari malu sembunyi dibawah gerobak tak bertuan
Mengunyah cepat, menatap sekitar
Lalu keluar mengendap, mengambil sisa makanan yang belum terambil
Rejeki yang kau syukuri dan nikmati di pagi menjelang siang ini
Kaki ku melangkah kembali berlalu


Jumat, 21 September 2018

Senin Malam

Ini masih Sabtu, Minggu juga belum, tapi kunantikan Senin
Memang terlihat seperti bentuk kekurang bersyukuran
Tapi ku tak mau terlewatkan lagi dan lagi
Duduk santai bersama alunan malam
Berbagai rupa manusia ikut bersantai dengan membawa karakter dan gaya
Alunan tiga jam dengan inti dua jam, cukup mengalihkan dan membuat ku tersenyum.


Senin, 26 Februari 2018

Akhir Februari

Me time....

Asik sendiri

Dengarkan musik

Melihat konser dalam kamar

Segelas kopi memang butuh

Sama - sama tau

Bercerita pada hati dan pikiran

Hormati waktu masa lalu

Membangun yang terbaik untuk masa sekarang

Akhir senyum bersemangat


Senin, 29 Januari 2018

Lagu klasik

Seperti kembalinya raga
Lantunan suara S07
Membawa hasrat pikiran
Menuju klasiknya masa muda

Senandung semangat
seolah menghadirkan
Aurora samar bayang
Masa masa itu