Senin, 15 Februari 2016

Masa lalu

Hingga saat terendah ku
Masih saja muncul

Hingga saat tersulit ku
Masih saja terbayang

Ketika diri hilang senyap
Timbul selalu

Pikir dalam dasar
Kenapa kau terjebak
Tak kah kau mau pergi dari imajinasi
Ikhlas dalam kenyataan


Rabu, 10 Februari 2016

Menanti pelangi

Rumah mu merah muda
Dengan atap cokelat tinggi menjulang bercerobong
Jendela dua pintu terbuka pagi hari
Engkau muncul dengan senyum
Rambut hitam tergerai

Kau pandangi matahari
Burung berpindah pohon lalu bersiul
Kedua tangan memangku kepala yang sedikit kau miringkan
Lalu memulai lamunan

Rumput hijau yang kau idamkan
Dengan taman bunga di sudutnya
Menari..
Berlari..
Bahkan terbang mengikuti irama kupu-kupu
Dan tertawa hingga habis tenaga

Percaya..
Menjadi nyata


Tanjakan seekor Itik

Sebut saja aku sebuah nama
Indah nan menarik
Unik kadang menggelitik

perhatian dengan mata lentik
Kala heran kagum melirik

Diam serius tak berkutik
Sesekali melempar senyum pandang bagai manik

engkau cantik